ONAN PEMATANG PANJANG ATAU PEKAN CINTADAMAI SUDAH MEMPRIHATINKAN
Batu Bara – Sdictv.id | Kondisi Pekan Cintadamai atau yang dikenal masyarakat sebagai Onan Cintadamai di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, kini dinilai sangat memprihatinkan. Keberadaan pasar tradisional yang hanya beroperasi setiap hari Sabtu itu seolah tinggal menunggu waktu jika tidak segera mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu, 4 April 2026, sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi kios yang sudah tidak layak digunakan. Atap kios banyak yang rusak, sementara tiang-tiang penyangga terlihat keropos dan rapuh, sehingga membahayakan keselamatan para pedagang maupun pengunjung pasar.
Salah seorang pedagang, MHS, mengungkapkan bahwa meskipun kondisi pasar sudah tidak aman, mereka tetap terpaksa berjualan demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kami sebenarnya sudah tidak nyaman lagi berdagang di sini. Tapi karena ekonomi yang sulit, kami tidak punya pilihan lain. Kami hanya bisa berharap perlindungan dari Tuhan. Kalau hujan deras disertai angin kencang, kami benar-benar ketakutan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kerusakan kios diduga akibat pembakaran sampah yang pernah dilakukan di sekitar lokasi pasar. Asap dan panas dari pembakaran tersebut menyebabkan atap dan tiang kios menjadi rapuh hingga membahayakan.
“Kami harus selalu waspada. Kalau cuaca mulai mendung dan angin kencang, kami terpaksa meninggalkan dagangan karena takut kios roboh,” tambahnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh pedagang lainnya, Zulkarnaen. Ia menyebutkan bahwa kios miliknya bahkan sudah tumbang sejak hampir dua tahun lalu dan hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pihak berwenang.
Para pedagang berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait di Kabupaten Batu Bara, segera turun tangan untuk meninjau dan memperbaiki kondisi Pekan Cintadamai. Mereka khawatir jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan korban jiwa.
Melalui media ini, para pedagang juga memohon perhatian dari Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki fasilitas pasar tersebut.
“Kami mohon perhatian pemerintah. Jangan sampai ada korban dulu baru diperbaiki. Kasihan kami pedagang kecil yang hanya ingin mencari nafkah dengan aman,” harap Zulkarnaen.
Saat ini, sebagian pedagang terpaksa menggunakan tenda darurat dengan tiang buatan sendiri untuk menopang barang dagangan mereka. Kondisi ini semakin menambah kekhawatiran, terutama saat cuaca buruk melanda.
Para pedagang berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah agar mereka dapat berjualan dengan aman dan tenang tanpa dihantui rasa takut setiap saat. (Jasin)




0 Komentar