Jalan Pelajar Lima Puluh Kota Perlu Perbaikan Mendesak
Batu Bara — Sdictv.id| Kondisi Jalan Pelajar di Kecamatan Lima Puluh Kota semakin memprihatinkan dan kini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Jalan yang setiap hari menjadi akses utama para siswa dan orang tua menuju sejumlah sekolah ini, termasuk MAN Batu Bara, SD Negeri 1, SD Negeri 2 Lima Puluh Kota, MTsN Lima Puluh, serta SMA Negeri 1 Lima Puluh, kian hari kian rusak dan membahayakan pengguna.
Jalan Pelajar juga merupakan akses penghubung menuju Stasiun Kereta Api Lima Puluh. Kerusakan di sepanjang badan jalan membuat para pengguna terpaksa mengambil jalur alternatif melalui Simpang Lima Puluh. Akibatnya, kemacetan tidak terhindarkan, terutama pada jam masuk sekolah, ketika orang tua dan siswa bergegas tiba tepat waktu.
Banyak warga mengeluhkan kondisi ini karena rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Lubang-lubang besar, badan jalan yang hampir terputus akibat erosi air hujan, hingga permukaan jalan yang becek dan licin menjadi ancaman bagi para pelajar yang melintas setiap hari.
“Dengan kondisi jalan seperti sekarang, kami seolah-olah menunggu kejadian buruk. Anak-anak yang hendak ke sekolah sangat berisiko,” ujar sejumlah orang tua yang ditemui di lokasi.
Warga juga menyoroti perbaikan jalan yang sebelumnya telah dilakukan pada sebagian ruas, mulai dari Pondok Stasiun Kereta Api hingga kawasan dekat Kantor DPRD. Namun, perbaikan tersebut dinilai tidak tuntas dan terkesan setengah hati. Ketika musim hujan, tumpukan tanah yang terbawa air justru membuat jalan kembali becek dan licin, menambah bahaya bagi para pelajar yang melintas menuju SMA Negeri 1 Lima Puluh.
Masyarakat berharap pemerintah kelurahan maupun instansi terkait segera mengambil langkah cepat. Perbaikan menyeluruh di Jalan Pelajar dinilai sangat mendesak mengingat tingginya aktivitas pendidikan di kawasan tersebut.
“Harapan kami, perbaikan Jalan Pelajar dapat segera dilanjutkan hingga tembus ke samping Kantor DPRD. Ini demi keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan,” tambah warga lainnya.
(Jasin Sinaga)


