Desa Tubiran Terisolir, Warga Harapkan Perhatian Serius Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara


Siaran PERS
Media SDICTV⁠

Desa Tubiran Terisolir, Warga Harapkan Perhatian Serius Pemerintah Kabupaten 
Labuhanbatu Utara

Labuhanbatu Utara — Desa Tubiran, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menjadi sorotan publik akibat kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sangat memprihatinkan dan belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah daerah. Hingga saat ini, akses jalan menuju desa tersebut masih dipenuhi bebatuan tajam, berlubang, serta sulit dilalui masyarakat, terutama saat musim hujan tiba.
Kondisi jalan yang rusak parah tersebut dinilai menghambat aktivitas masyarakat dalam menjalankan roda perekonomian sehari-hari. Padahal, mayoritas warga Desa Tubiran menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa sawit yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.

Sekitar 80 persen masyarakat Desa Tubiran diketahui berprofesi sebagai petani sawit. Namun, buruknya akses jalan membuat proses pengangkutan hasil panen menjadi terhambat, biaya transportasi meningkat, dan mobilitas warga menjadi tidak nyaman serta berisiko bagi keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur di Desa Tubiran. Perbaikan jalan dinilai sangat penting demi mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar akses pendidikan, kesehatan, serta membuka peluang kemajuan desa yang lebih baik di masa mendatang.
Warga juga berharap agar Desa Tubiran tidak lagi menjadi wilayah yang terisolir, melainkan dapat berkembang sejajar dengan desa-desa lain yang telah menikmati pembangunan infrastruktur yang layak.

Dengan adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah, masyarakat optimistis Desa Tubiran mampu menjadi salah satu desa produktif yang memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Labuhanbatu Utara.

(Sopian)