RSUD H OK Arya Zulkarnain Batu Bara Bersiap Menjadi Rumah Sakit Rujukan Modern, Layanan NICU hingga PICU Emergency Diperkuat
RSUD H OK Arya Zulkarnain Batu Bara Bersiap Menjadi Rumah Sakit Rujukan Modern, Layanan NICU hingga PICU Emergency Diperkuat
Media SDICTV | Batu Bara — RSUD H OK Arya Zulkarnain terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Batu Bara tersebut kini tengah mempersiapkan transformasi besar menuju rumah sakit rujukan modern dengan penguatan layanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), serta layanan kegawatdaruratan (emergency) yang lebih lengkap dan profesional.
Pengembangan fasilitas kesehatan ini menjadi bagian dari langkah strategis RSUD dalam mewujudkan pelayanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) yang modern, cepat, terpadu, dan humanis demi memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik bagi masyarakat Batu Bara dan sekitarnya.
Program peningkatan layanan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang didukung melalui alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2026 untuk sektor kesehatan.
Fokus utama program ini diarahkan pada peningkatan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi baru lahir, serta anak-anak, termasuk penguatan fasilitas medis dan sumber daya kesehatan yang memadai guna menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).
Direktur RSUD H OK Arya Zulkarnain, dr. Guru Wahyu Nugraha saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa pihak manajemen rumah sakit terus melakukan pembenahan berbagai layanan prioritas demi menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang optimal.
“Manajemen rumah sakit saat ini terus melakukan pembenahan terhadap sejumlah layanan prioritas guna menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang semakin baik, cepat, dan profesional,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari percepatan program penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui penguatan layanan kesehatan terpadu, termasuk dukungan terhadap Puskesmas mampu PONED, pelayanan ibu hamil, imunisasi, peningkatan gizi anak, hingga penanganan penyakit menular dan tidak menular.
Sementara itu, saat ditemui pada Selasa (19/5/2026) di kawasan RSUD H OK Arya Zulkarnain, Nurhadi Maryono menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat maupun daerah terhadap pembangunan sarana dan prasarana rumah sakit di Kabupaten Batu Bara.
“Atas nama masyarakat Batu Bara, kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan serta kepada Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, SH atas upaya dan kerja keras dalam memperjuangkan pembangunan sektor kesehatan hingga ke pemerintah pusat,” ungkapnya.
Dengan penguatan fasilitas NICU, PICU, serta layanan emergency modern tersebut, masyarakat Batu Bara kini menaruh harapan besar agar RSUD H OK Arya Zulkarnain mampu menjadi rumah sakit rujukan unggulan yang memberikan pelayanan cepat, tepat, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
(aws)

