Ketua DPC FKDT Batu Bara Hadiri Pelepasan Murid Kelas IV MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Kec. Sei Suka Kab. Batu Bara Tahun 2026
Ketua DPC FKDT Batu Bara Hadiri Pelepasan Murid Kelas IV MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Kec. Sei Suka Kab. Batu Bara Tahun 2026
Batu Bara – Sdictv.id | Sebanyak 15 murid Kelas IV MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning resmi dilepas dalam acara Pelepasan dan Perpisahan yang digelar di MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Kec. Sei Suka kab. Batu Bara, jumat (19/06/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung Ketua DPC FKDT Kabupaten Batu Bara Awaluddin Sanur, S.Pd.I, Kepala MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Arifin AR, Kepala Desa Pematang Kuning Chairil Anwar, Kepala Dusun IV Pematang Kuning Dedi Iswanto, S.Ag, tokoh masyarakat H. Basirun, para Dewan Guru MDTA dan para Orang Tua/Wali Murid yang berhadir.
Acara diawali dengan sambutan Kepala MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Arifi AR dalam sambutannya menyampaikan diharapkan kepada orang tua dan wali murid MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning dapat memperhatikan anaknya baik dibidang pelajaran maupun PR anaknya yang disajikan para guru-guru MDTA dan selanjutnya tentang ketentuan yang setiap bulan agar dilunasi demi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Tutur Arifin AR.
Kepala Desa Pematang Kuning Chairil Anwar yang diwakili Kepala Dusun IV Dedi Irwanto, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa telah keluar SK dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara bahwasanya secara administrasi desa kita sudah berubah menjadi Desa Pematang Kuning.
Jadi selama ini kita memang Desa Pematang Kuning untuk tingkat kabupaten kebawah. Namun administrasi kabupaten ke atas itu Pematang Kuning. Tapi sekarang sudah keluar SK nya.
Semua segala administrasi yang berkaitan dengan desa, maka memakai nama Desa Pematang Kuning.
Insya Allah dengan nama Desa Pematang Kuning yang memang dari dulu itulah namanya, entah kenapa, bagaimana sejarahnya bisa menjadi Pematang Kuning. Mudah-mudahan menjadi berkahlah nantinya.
Saya adalah merupakan salah satu perangkat desa yang diangkat oleh Kepala Desa dan pada hari ini Bapak Kepala Desa meminta ma'af kepada kita semua karena beliau tidak dapat hadir karena ada urusan yang harus diselesaikan.
Dalam sambutan ini, pertama saya mengucapkan selamat terlebihdulu kepada anak-anak kami yang pada hari ini menjalankan kenaikan kelas serta pelepasan.
Kalau yang naik kelas berarti naik tingkat, kalau yang dilepas maka lepaslah dia sudah dari MDTA ini.
Anak-anak kami saya berpesan, terkait dengan apa yang sudah kalian pelajari disini, maka berterima kasihlah kepada guru-guru kita, berilah mereka hadiah kepada guru-guru kita. Apa hadiah yang bisa kita berikan, bukan uang yang mereka harapkan, mereka bersyukur dengan rezeki yang ada. Kalau mereka berharap dengan uang, mereka tidak mau mengajar disuni.
Bagaimana cara kita memberikan hadiah kepada guru-guru kita ini. Pertama kita do'akan mereka agar mereka selalu sehat, istiqomah dan selalu mendapatkan fahala dari Allah.
Kemudian bagaimana cara kita memberikan hadiah kepada guru kita, ilmu yang diajarkan kepada kita itu agar di amalkan, sehingga ketika kita mengamalkan yang disampaikan oleh guru kita menjadi amal jariyah bagi beliau dan fahalanya terus mengalir, amin yarobbal 'alamin.
Kepada orang tua kami ucapkan selamat, karena anda telah rela menitipkan anaknya disekolah MDTA ini, kendati sekolah di MDTA Ini tidak sekolah formal seperti SD, SMP dan SMA.
Tapi bapak-ibu para orang tua murid, ketahuilah bahwa disinilah anak-anak kita bisa belajar Islam secara penuh, disinilah anak-anak kita bisa belajar Islam dari dasar, sementara kita tau di SD berapa jamlah dalam satu minggu bisa belajar agama ya ustaz.
Maka disini anak-anak kita ajarkan dasar-dasar Islam, diajarkan bagaimana membaca al-qur'an, makhrijul hurufnya serta tajwidnya. Anak-anak kita diajarkan dasar-dasar Bahasa Arab, nahu dan shorofnya.
Anak-anak kita diajarkan aqidah dan akhlaq, maka ketika nanti mereka sudah dewasa, apa yang diajarkan di MDTA inilah yang paling berguna untuk kehidupannya dimasa depan. Ujar Dedi Irwanto menutup sambutannya.
Rangkaian acara semakin meriah dengan penampilan murid-murid MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning dalam unjuk kebolehan mereka di hadapan para orang tua mereka melalui penyampaian pidato, pantun, hafalan Asmaul Husna, hingga atraksi drama bertema “Palestina” yang mengundang harunya para hadirin yang melihatnya.
Ketua DPC FKDT Batu Bara Awaluddin Sanur, S.Pd.I dalam sambutannya menegaskan bahwa ijazah MDTA bukanlah akhir belajar, melainkan awal untuk terus menuntut ilmu dasar agama di MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning.
FKDT Kabupaten Batu Bara akan terus berjuang untuk kemajuan madrasah MDTA di Batu Bara.
Lewat belajar di MDTA, anak-anak belajar al-qur'an dan tajwidnya, belajar menulis tulisan Arab dan belajar sholat, jaga mendidik akhlak dan aqidah untuk lanjutkan ke jenjang selanjutnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala MDTA Al-Washliyah Desa Pematang Kuning Arifin AR beserta seluruh Dewan Guru MDTA yang telah mendidik anak-anah MDTA dengan tulus dan ikhlas. Honor Guru MDTA ini memang tidak seberapa, akan tapi kami yakin Allah Yang Maha Besar yang akan membalasnya.
Mari kita jaga madrasah ini sebagai benteng akhlaq bagi anak-anak kita pada masa yang akan datang. Tegas Ketua FKDT dalam sambutannya.
Acara pelepasan ditutup dengan pemberian tropy, piagam dan cenderamata kepada 15 murid kelas IV yang dilepas.
Adapun nama murid rangking kelas :
Kelas I :
- Juara 1 kelas I : Ahmad Fahmi.
- Juara 2 kelas I : Mikaila Sazia Hermansyah.
- Juara 3 kelas I : Mhd. Daffa.
Kelas II :
- Juara 1 kelas II : Anita.
- Juara 2 kelas II : Fati Al Habib.
- Juara 3 kelas II : Adelia Nurhasanah.
Kelas IV :
- Juara 1 kelas IV : Latifah Aulia.
- Juara 2 kelas IV : Rahma Sazia.
- Juara 3 kelas IV : Ferry Ardian.
(AWS)