SIARAN PERS
MEDIA SDICTV
"Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu"
Batu Bara, SDICTV.ID – Semangat pelestarian adat dan budaya Melayu kembali diteguhkan melalui pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, sebuah lembaga adat yang menjadi wadah pemersatu seluruh kedatukan Melayu di Kabupaten Batu Bara. Kehadiran majelis ini diharapkan mampu menjaga marwah budaya Melayu sekaligus memperkuat peran adat dalam pembangunan daerah dan kehidupan bermasyarakat.
Pelantikan berlangsung khidmat dan sarat dengan nuansa budaya Melayu yang kental. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh penting dari tingkat nasional, provinsi, hingga daerah. Turut hadir perwakilan Ditjen Kementerian Pariwisata Sukron Edi, Tuanku Sultan Ariefanda Aziz Abdul Djalil Rahmad Shah selaku Sultan Langkat, Mohamad Ridzuan dari Konsulat Malaysia, Asisten III Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., M.M., unsur Forkopimda, para tokoh adat Melayu, tokoh masyarakat, budayawan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara yang dilantik merupakan wadah pemersatu sembilan kedatukan Melayu yang berada di Kabupaten Batu Bara, yaitu Kedatukan Lima Puluh, Kedatukan Pesisir, Kedatukan Lima Laras, Kedatukan Bogak, Kedatukan Tanjung Kasau, Kedatukan Sipare-pare, Kedatukan Pagurawan, Kedatukan Tanjung Limau Purut, dan Kedatukan Tanah Datar.
Keberadaan majelis ini dinilai sangat strategis dalam menjaga kelestarian adat istiadat Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain menjadi lembaga pemersatu para pemangku adat, majelis juga diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat identitas daerah, serta membina generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai akar budayanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, prosesi pemasyuran, serta tepung tawar yang merupakan tradisi sakral dalam adat Melayu sebagai simbol doa dan keberkahan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Terpilih OK Khairul Amri gelar Dato’ Setiawangsa II, sambutan para tokoh adat dan pejabat yang hadir, makan bejambah khas Melayu, pertunjukan seni budaya Melayu, doa bersama, hingga penutupan.
Dalam sambutannya, para tokoh adat menegaskan bahwa budaya Melayu merupakan warisan berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat Melayu, seperti musyawarah, kebersamaan, sopan santun, dan penghormatan terhadap sesama, menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Terpilih Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara, OK Khairul Amri gelar Dato’ Setiawangsa II, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan majelis sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat Melayu di Batu Bara. Ia berharap sinergi antara lembaga adat, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga kelestarian budaya Melayu di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Pelantikan Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan masyarakat Melayu serta menjaga warisan budaya yang telah menjadi identitas Kabupaten Batu Bara sejak dahulu kala. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan adat dan budaya Melayu tetap lestari, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi masa kini maupun masa mendatang.
---
Pimpinan Perusahaan : Samri Sinaga
Pimpinan redaksi 1 RUDI HARAHAF
Pemimpin Redaksi 2: Sopian
Editor : M. Ramadhani
Peliput berita NUR AINI
MEDIA SDICTV
www.sdictv.id