Bupati Batu Bara Perkuat Strategi Kemandirian Fiskal, Hadiri Dialog Otonomi Daerah Bersama Kepala Daerah se-Indonesia


 




SIARAN PERS 

MEDIA SDICTV ID

Bupati Batu Bara Perkuat Strategi Kemandirian Fiskal, Hadiri Dialog Otonomi Daerah Bersama Kepala Daerah se-Indonesia

Deli Serdang | SDICTV.id – Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya tersebut diwujudkan dengan kehadiran Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A. pada Dialog Otonomi Daerah bertajuk "Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah melalui Optimalisasi Sumber Pendapatan Daerah", yang digelar di Hall Institut Kesehatan Medistra (IKM Hall), Jalan Medan Nomor 68, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026).

Kehadiran Bupati Batu Bara dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas fiskal, meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, serta memperluas sumber-sumber pendapatan yang berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan.

Dialog Otonomi Daerah yang diikuti para kepala daerah dari berbagai kabupaten di Indonesia tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri. Hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi, serta Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked.(PD)., Sp.PD. sebagai tuan rumah.

Forum ini menjadi ruang strategis bagi para kepala daerah untuk bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah di tengah dinamika ekonomi nasional.

Pada sesi pertama, para peserta mendapatkan berbagai pemaparan dari narasumber nasional mengenai strategi memperkuat kemandirian fiskal. Dr. Hendri Saparini, Founder dan Direktur Eksekutif CORE Indonesia, menjelaskan berbagai model pembiayaan alternatif yang dapat mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memaparkan konsep Collaborative Governance sebagai strategi mempercepat pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor di tengah keterbatasan fiskal. Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T. menjelaskan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai instrumen untuk meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Paparan lainnya disampaikan Ketua Umum Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), Liana Trisnawati, yang mengulas potensi sektor kepelabuhanan sebagai sumber pendapatan baru bagi daerah. Sedangkan Direktur Utama Bank BTN, Nixon L.P. Napitupulu, memaparkan pentingnya dukungan sektor perbankan dalam pembiayaan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri menegaskan bahwa kolaborasi antarkepala daerah merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, setiap daerah memiliki inovasi dan praktik terbaik yang dapat menjadi referensi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Di kesempatan yang sama, Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menekankan pentingnya peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penguatan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia. ASN yang profesional, adaptif, dan berintegritas dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan birokrasi modern yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.

Keikutsertaan Bupati Batu Bara dalam Dialog Otonomi Daerah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang inovatif, transparan, dan kolaboratif.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Batu Bara diharapkan mampu mengadopsi berbagai strategi dan inovasi yang telah dipaparkan para narasumber sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas fiskal daerah, mempercepat pembangunan yang berkelanjutan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Batu Bara secara lebih optimal.

 

(RED)