Polda Jabar Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Umumkan Pemenang Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80


SIARAN PERS
MEDIA SDICTV

Polda Jabar Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Umumkan Pemenang Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80

Bandung, SDICTV.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi bersama insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, saat menghadiri penganugerahan Lomba Jurnalistik Polda Jabar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, yang digelar di Bandung, Rabu (29/7/2026).

Dalam sambutannya, Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan para pemenang lomba jurnalistik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara Polri dan media massa sekaligus memperkuat integritas, kredibilitas, serta tanggung jawab profesional dalam menyampaikan informasi kepada publik.
«"Kegiatan ini menjadi awal untuk memperkokoh kolaborasi. Ke depan kami ingin menghadirkan berbagai program bersama media agar kemitraan ini semakin kuat," ujar Irjen Pipit.»
Kapolda menegaskan bahwa media arus utama memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas informasi melalui prinsip objektivitas, verifikasi, dan kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, media profesional dinilai menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks, disinformasi, serta pembentukan opini yang tidak berdasarkan fakta.

Ia juga menekankan bahwa setiap proses penegakan hukum harus berlandaskan fakta dan hasil verifikasi, bukan asumsi maupun persepsi. Untuk itu, seluruh jajaran Polda Jawa Barat diinstruksikan agar tidak menyampaikan informasi yang belum dipastikan kebenarannya demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurut Irjen Pipit, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola penyebaran informasi yang berlangsung sangat cepat. Di satu sisi memberikan kemudahan akses informasi, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan berupa maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar.

Karena itu, Kapolda berharap media profesional dapat terus menjadi pelopor literasi informasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta.

Selain itu, Polda Jabar juga menyatakan terbuka terhadap kritik yang bersifat konstruktif. Menurut Kapolda, kritik yang disampaikan berdasarkan fakta merupakan bagian dari evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

«"Kalau memang ada yang perlu dikritisi dan itu berdasarkan fakta, silakan dikritisi. Kami akan memperbaikinya," tegasnya.»

Kapolda turut mengajak seluruh media mendukung berbagai program Polda Jabar, termasuk gerakan Jawara (Jaga dan Rawat Jawa Barat) melalui penyebaran informasi positif, edukasi publik, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan dan ketertiban.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, berharap hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers terus diperkuat. Menurutnya, kritik yang membangun dan pemberitaan yang profesional menjadi energi positif bagi institusi Polri untuk terus berbenah.

«"Kami mengajak seluruh insan pers bersama-sama menjadi Jawara, Jaga dan Rawat Jawa Barat," ujarnya, Kamis (30/7/2026).»

Ketua Dewan Juri, Irwan Nasir, turut mengapresiasi komitmen Polda Jawa Barat yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri dalam proses penilaian. Ia menegaskan, selama proses penjurian tidak ada intervensi dari pihak mana pun sehingga independensi dan objektivitas tetap terjaga.

Menurutnya, karya-karya yang dinilai berasal dari berbagai media arus utama di Jawa Barat dengan tema kepolisian, meliputi isu Polri Presisi, ketahanan pangan, pemberantasan narkoba, hingga pengabdian Polri di tengah masyarakat.

«"Independensi merupakan ruh media. Karena itu kami mengapresiasi Polda Jabar yang memberikan kebebasan penuh kepada dewan juri tanpa intervensi dalam menentukan pemenang," ungkapnya.»

Pada kesempatan tersebut, Polda Jawa Barat juga mengumumkan para pemenang Lomba Jurnalistik Hari Bhayangkara ke-80, yaitu:

1. Rahmat Hidayat (Tribunnews Bogor) dengan karya "Kisah Kampung Bebas Narkoba Cikaret Bogor, Bandar Besar Kini Insaf Jadi Peternak Domba Garut".
2. Jejep Falahul Alam (KabarMajalengka.PikiranRakyat.com) melalui karya "Ketika Harapan Jadi Ketahanan Pangan".
3. Dede Adhitama (BritaSatu.com) dengan karya "Dari Layar Ponsel, Pengabdian Tumbuhkan Harapan di Pesisir Mundu".

Melalui penyelenggaraan lomba jurnalistik tersebut, Polda Jawa Barat berharap sinergi antara Polri dan insan pers semakin kokoh dalam membangun ruang informasi yang sehat, terpercaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Editor: M. Ramadhani

Sumber: Bidang Humas Polda Jawa Barat