Bobby Nasution Sampaikan Permohonan Maaf, Pemprov Sumut Pastikan Pelajar Terdampak MBG Mendapat Perawatan Maksimal
SIARAN PERS MEDIA SDICTV
Bobby Nasution Sampaikan Permohonan Maaf, Pemprov Sumut Pastikan Pelajar Terdampak MBG Mendapat Perawatan Maksimal
Medan, SDICTV.ID – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelajar yang mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo.
Berdasarkan data hingga Jumat (14/8/2026) malam, sebanyak 353 pelajar dilaporkan mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dalam program tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pihak terkait saat ini terus melakukan penanganan intensif terhadap para pelajar yang terdampak.
Sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah, Bobby Nasution mengunjungi Rumah Sakit Haji Medan untuk melihat secara langsung kondisi salah seorang siswi kelas XII SMK Negeri 1 Karo yang sebelumnya mengalami penurunan kesadaran dan dirujuk dari RS Efarina Berastagi.
Dalam kunjungannya, Bobby memastikan seluruh pelajar yang menjalani perawatan akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal, termasuk jaminan pembiayaan pengobatan hingga para siswa dinyatakan pulih sepenuhnya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf dan meminta agar tidak menyalahkan pihak mana pun. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bertanggung jawab untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan perawatan sampai pulih total,” ujar Bobby Nasution.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Karo telah melakukan pengambilan sampel makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Adapun menu yang disajikan pada saat kejadian diketahui terdiri dari sayuran dan ikan tongkol.
Hingga saat ini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses investigasi dan menunggu hasil uji laboratorium dari pihak berwenang.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG guna memastikan keamanan, kualitas, dan kelayakan makanan yang diberikan kepada para pelajar.
(Sumber: Kompas dan Tribun Medan)
(Red)