Warga Lubuk Cuik Bobol Bendungan Sei Dalu-Dalu, Sawah Terendam Banjir dan Terancam Gagal Panen

Warga Lubuk Cuik Bobol Bendungan Sei Dalu-Dalu, Sawah Terendam Banjir dan Terancam Gagal Panen

BATU BARA – SDICTV.ID | Sejumlah warga Desa Lubuk Cuik dan masyarakat sekitar berbondong-bondong mendatangi Bendungan Sei Dalu-Dalu, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam situasi tersebut, warga melakukan pembobolan pada bagian bendungan yang diduga dilakukan sebagai upaya membuka aliran air. Langkah tersebut dilakukan warga lantaran lahan persawahan dan tanaman pertanian mereka telah terendam banjir selama kurang lebih dua pekan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin memperparah kerugian masyarakat karena tanaman pertanian yang terendam dalam waktu cukup lama berpotensi mengalami gagal panen.

Sejumlah warga mengaku terpaksa mengambil tindakan tersebut karena menganggap kondisi genangan air sudah sangat mengganggu lahan pertanian dan mata pencaharian mereka.

Salah seorang warga Lubuk Cuik yang meminta identitasnya ditulis dengan inisial AS berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara bersama dinas terkait segera turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak.

«“Saya berharap kepada dinas yang terkait di Kabupaten Batu Bara agar meninjau langsung ke lapangan. Jangan hanya melihat dari berita saja,” ujar AS.»

Warga berharap persoalan banjir dan kondisi Bendungan Sei Dalu-Dalu dapat segera ditangani secara serius oleh pemerintah dan instansi terkait, sehingga genangan air tidak semakin meluas serta kerugian petani dapat diminimalkan.

Aspek Hukum

Terkait tindakan pembobolan atau perusakan fasilitas bendungan, penerapan pasal pidana tidak dapat langsung disimpulkan sebelum diketahui status bendungan, bentuk kerusakan, kewenangan pengelola, serta tujuan dan akibat dari tindakan tersebut.

Apabila terdapat unsur perusakan barang atau fasilitas milik pihak lain, ketentuan pidana mengenai perusakan barang dalam KUHP dapat menjadi salah satu aspek yang perlu dikaji oleh aparat penegak hukum. Namun, apabila tindakan warga dilakukan dalam kondisi darurat untuk mengatasi banjir, keadaan faktual dan alasan dilakukannya tindakan tersebut juga perlu diperiksa secara menyeluruh.

Karena itu, diperlukan penanganan yang mengedepankan dialog antara warga, pemerintah daerah, pengelola bendungan, serta aparat terkait agar persoalan banjir dan kerusakan bendungan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan persoalan baru.

SDICTV.ID akan terus memantau perkembangan kondisi Bendungan Sei Dalu-Dalu dan dampak banjir terhadap masyarakat serta lahan pertanian warga.

Peliput: /sumber berita Tanto – 
( Red ) .