UPT SMP Negeri 3 Medang Deras Raih Juara 2 Lomba Menulis Aksara Melayu di FTBI Batu Bara 2026.
Batu Bara – SDICTV.ID | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan di Kecamatan Medang Deras. Murid UPT SMP Negeri 3 Medang Deras, Nabila Asyyifa, berhasil meraih Juara 2 Lomba Menulis Aksara Melayu pada ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat SMP se-Kabupaten Batu Bara Tahun 2026.
Perlombaan tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Lima Puluh, pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan diikuti puluhan peserta yang merupakan perwakilan murid SMP Negeri dari berbagai wilayah di Kabupaten Batu Bara.
Capaian tersebut sekaligus menambah deretan prestasi UPT SMP Negeri 3 Medang Deras dalam mendukung pelestarian bahasa dan budaya Melayu di Kabupaten Batu Bara.
PKS Kesiswaan UPT SMP Negeri 3 Medang Deras, Iskandar, S.Pd., menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya.
«“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Nabila Asyyifa sebagai Juara 2 Lomba Menulis Aksara Melayu. Ini bukan hanya sekadar juara, akan tetapi sebagai bukti bahwa generasi muda kita masih peduli dan mampu melestarikan warisan budaya leluhur kita, yaitu menulis Aksara Melayu,” ujar Iskandar.»
Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan semangat Nabila dalam menjalani proses latihan.
«“Terima kasih atas kerja keras dan semangatnya dalam berlatih,” tambahnya.»
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 3 Medang Deras, H. Muhammad Ibrahim, ST, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih anak didiknya dalam ajang FTBI Kabupaten Batu Bara.
«“Saya selaku Kepala Sekolah merasa sangat bangga, bersyukur dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih oleh murid kami dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kabupaten Batu Bara, khususnya dalam cabang lomba menulis Aksara Melayu yang sukses meraih Juara 2,” ungkapnya.»
Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras murid, ketekunan dalam berlatih, serta dedikasi guru pembimbing yang senantiasa memberikan pendampingan.
«“Menulis Aksara Melayu bukan sekadar mengejar kejuaraan, akan tetapi merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama dalam melestarikan warisan budaya luhur bangsa di tengah arus modernisasi,” katanya.»
H. Muhammad Ibrahim berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mencintai bahasa dan sastra daerah serta berani mengukir prestasi yang lebih tinggi.
«“Semoga keberhasilan ini tidak membuat kita cepat puas, melainkan menjadi motivasi dan penyemangat bagi murid-murid lain untuk terus mencintai bahasa dan sastra daerah, serta mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.”»
“Sekali lagi, selamat dan sukses untuk anak kami yang berprestasi serta seluruh tim pendukung FTBI Kabupaten Batu Bara,” tutup H. Muhammad Ibrahim, ST.
(AWS)